Harus Tau !! Penyakit Berbahaya Pada Burung

Januari 17, 2022

04b4f460-f167-47f3-89a6-52d6f35472fc

Makhluk hidup tak lepas dari penyakit tak terkecuali burung kicau, lazimnya makhluk hidup di dunia pasti pernah terjangkit penyakit berat maupun ringan. Burung sendiri memilik berbagai macam penyakit dari yang ringan sampai berat yang bisa menyebabkan burung mati.
Berikut berbagai penyakit yang sering dialami burung peliharaan khusunya burung kicau :

1. Mata Berair atau Snot

Mata berair atau senot sering sekali dialami oleh burung pada kondisi tertentu terutama pada kondisi pergantian musim/ pancaroba. Penyakit ini masuk dalam kategori penyakit yang mematikan pada burung bila tidak ditangani secara benar dan cepat. Apasih ciri-ciri burung terkena penyakit snot ?
   a. Mata berair
   b. Nafas ngos-ngosan
   c. Kotoran berwarna putih cair
   d. Burung lemas/loyo
   e. Nafsu makan berkurang
   f. Kelopak mata terilat merah
Dampak dari penyakit snot ini membuat burung malas bunyi dan tidak aktif bahkan bisa membuat burung mati. Apabila salah satu burung terkena penyakit snot pisahkan dari burung lain/karantina diruangan sendiri.

2. Penyakit Nafas


Penyakit Nafas penyakit ini hampir sama dengan penyakit snot, penyakit ini menyerang pernafasan burung. Penyakit ini juga dikatakan berbahaya dampaknya hampir sama dengan penyakit snot. ada banyak penyebab penyakit ini terutama ialah kebersihan kandang khusunya minuman yang jarang diganti. Ciri dari penyakit nafas adalah :
  a. Nafas tidak beraturan
  b. Paruh sering mangap-mangap
  c. Mata sayup
  d. Sering memuntahkan makanan

3. Sayap dan Bulu/Cabut bulu


Cabut bulu ialah kondisi burung seperti mabung tetapi tidak kunjung selesai, kondisi ini termasuk penyakit burung yang sulit disembuhkan. penyakit ini terkadang tidak mempengaruhi peforma burung, banyak kasus terjadi di burung lovebird dimana dalam kondisi burung cabut bulu/ciak bulu burung lovebird tetap bisa tampil dilapangan bahkan ada lovebird dalam kondisi tersebut bisa konslet. penyakit ini bisa dikatakan tidak berbahaya atau tidak mematikan hanya menyebabkan burung jarang bunyi karena sibuk nyisir atau gigit bulu terutama bulu ekor. dalam kondisi tersebut banyak penyebabnya yaitu banyaknya kutu, burung stres dan overbirahi, dan Ini lah ciri ciak bulu :
Mematuki bagian dada, ekor, sayap, dan juga bagian punggung
Pada kondisi tertentu burung akan terlihat galak dan bisa juga diam
Bagian bulu tertentu yang di cabuti akan selalu di cabut saat tumbuh bulu baru

4. Berak Kapur


Berak kapur adalah kondisi burung sakit pada bagian pencernaan. Penyakit ini sering kali tidak terdeteksi oleh perawat burung, pasalnya ada burung yang terjangkit penyakit berak kapur namun kondisi fisiknya tetap prima seperti biasanya namun lama kelamaan burung akan terlihat lemas dan bisa berakibat fatal. Berak kapur adalah penyakit yang paling sering muncul pada burung, secara klinis penyebab penyakit ini adalah bakteri salmonella. Berikut ini ciri burung terkena penyakit pencernaan :
  a. Kotoran putih cair atau encer tanpa ada warna lain dan tanpa ada           gumpalan kotoran
  b. Ada kondisi tertentu burung terlihat lemas serta gerakannya lambat
  c. Sayap turun dan tidak menggepit
  d. Nafsu makan berkurang
  e. Kicauannya berkurang tidak seperti biasanya

5. Cacingan


Cacingan adalah penyakit pada bagin pencernaan atau bagian usus burung. Penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang signifikan namun memiliki dampak yang besar bagi kesehatan burung yang terjangkit penyakit cacingan. Penyakit ini sering terjadi karena makanan basi/busuk yang biasanya berasal dari ekstra fooding. Gejala umum yang timbul sebagai berikut :
  a. Burung bermalas-malasan
  b. Sering tidur
  c. Mengembangkan bulu
  d. Nafsu makan meningkat namun burung semakin kurus
  e. Bagian dada nyilet/tulang dada terlihat jelas

6. Lubang Hidung Ingusan/pilek


Pilek identik dengan penyakit manusia yang disebabkan oleh virus Flu, Pilek pada burung kicau sering kali terjadi pada musim hujan atau saat pancaroba. Ini biasa terjadi pada saat burung mabung, kondisi burung tidak fit, dan saat burung dalam perjalanan jauh. Penyakit ini jjuga menyerang sistem pernafasan tetapi tidak terlu bahaya seperti senot maupun ganguan nafas Berikut ini ciri burung terjangkit penyakit pilek :
  a. Nafas burung tidak beraturan biasa disertai bunyi
  b. Burung sering bersin atau batuk
  c. Lubang hidung mengeluarkan lendir
  d. Nafsu makan berkurang dan terlihat, lemas/nyekokro/nyekembuk/mengembangkan bulu

                    
Itulah beberapa jenis penyakit yang menyerang burung kicau beserta gejala yang timbul, selalu jaga kebersihan burung dengan cara memandikannya dan juga menjaga kebersihan kandang sebagai cara pencegahan.

brid-banner

Baca Juga